cukup banyak bahkan bisa di bilang banyak sekali warung bakmi di jogja.
ada yang memang sudah legendaris dan tidak perlu di ragukan lagi
kelezatannya, ada juga yang baru merintis. review saya kali ini adalah
bakmi mbah mo yang berada di dusun code, bantul, Yogyakarta. warung
bakmi mbah sudah legendaris di bantul, warung lokasinya cukup jauh dari
pusat kota tapi warung mbah mo selalu ramai di penuhi pelanggannya.
warung
bakmi mbah mo buka mulai sore hari. tidak terlalu besar dan sederhana
warungnya. tersedia beberapa lincak bambu dengan bangku kayu dan meja
kayu yang memanjang. suasana pedesaan di warung ini sangatlah kuat. cara
memasak bakmi di warung ini juga masih tradisional, menggunakan tungku
kayu. jadi harus bersabar menunggu, apalagi masaknya satu persatu..
warung
bakmi menyediakan bakmi jawa godog, goreng dan nyemek. minumannya ada
wedang jahe, wedang uwuh, jeruk, teh, dll. sudah 25 tahun tinggal di
bantul tapi baru sekali ini bertandang ke warung mbah mo

.
saya memesan bakmi goreng dan es jeruk. hampir satu jam saya menunggu
pesanan bakmi gorneg ini, sampai es jeruknya sudah mau habis karena di
sajikan duluan. seporsi bakmi mbah mo berisi mie kuning dengan bentuk
bulat dan tebal di campur dengan telur, potongan ayam kampung dan kubis.
tidak terlalu berminyak, daging ayamnya banyak, tidak bau amis telur.
rasanya memang istimewa, bumbu yang di gunakan sangat pas, kalau kata
pak bondan maknyus.
0 komentar:
Posting Komentar