Kamis, 27 Juni 2013

Sate Sumsum dan Ginjal Pak Oo

Sate dari daging seperti kambing, sate sapi atau sate ayam mungkin sudah biasa, tapi kalo sate dari sumsum? Pasti lebih dari biasa. Itulah yang ditawarkan Sate Sapi Pak Oo yang menjajakan sate dari sapi, tidak cuma dagingnya tapi juga sumsum, ati dan ginjalnya. Yang paling favorit adalah Sate Sumsum, sumsum yang kenyal dipotong kecil-kecil kemudian ditusuk dan dibakar layaknya sate. Disajikan dengan bumbu kacang.

 Sensasi yang muncul ketika kelembutan sumsum kemudian lumer di dalam mulut plus rasa bumbu kacang yang legit, buat saya, bener-bener juara. Harga Rp.22.000/porsi

ROTI TISSU MARTABAK SAREN

Terbangun di sekitar jam 8 malam, hujan gerimis kecil ternyata tengah membahasi kota Medan. Setidaknya di kawasan Hotel Aston City Hall tempat saya menginap. Rasa lapar pun tak bisa terhindari. Nyebrang jalan ada aneka jajanan di Merdeka Walk, tapi koq ya terlalu mainstream. Pengen cari yang beda dan khas. Sedikit browsing, akhirnya menemukan sebuah nama kuliner unik yang tidak jauh dari tempat Lapangan Merdeka, Roti Tissu. Karena penasaran saya langsung melangkahkan kaki ke Jl Perniagaan yang terletak tepat di seberang pintu masuk Lapangan Merdeka.

BIKA AMBON ZULAIKHA

Apa oleh-oleh khas Kota Medan? Ya, sebagian besar pasti akan menjawab Bika Ambon. Sejak zaman SMA saya sering menikmati bika ambon dari Medan yang memang memiliki cita rasa kelezatan yang berbeda dengan bika ambon produksi dari kota lain :) Puluhan (mungkin ratusan?) penjaja Bika Ambon kini hadir di Kota Medan, salah satunya yang cukup besar adalah Bika Ambon Zulaikha. Walaupun bukan pelopor Bika Ambon di Kota Medan, akan tetapi saat ini Bika Ambon Zulaikha menjadi yang banyak diburu.

Ice Cream Durian Royale Bang Didi

Masih seputar olahan buah durian dalam bentuk Es... banyak kita temui es puter durian yang dijajakan keliling, biasanya es puter dengan aroma durian tersebut ditambahkan sedikit dengan daging buahnya. Tapi yang satu ini beda, dengan bahan baku yang hampir mirip tapi dengan aroma yang lebih aduhai, cita rasa es krim duren ini berbeda dengan es puter yang biasa dijajakan.

Penyajiannya juga unik, pertama es krim/es puter nya diisikan dulu sebanyak setengah gelas, kemudian ditambahkan "adonan" yang sudah disiapkan sampai memenuhi gelasnya. Iseng-iseng bertanya, ternyata "adonan" tersebut adalah campuran es puter yang diaduk sampai lembut dengan daging buah durian asli.

Es Buah Salju

Selain Es Bubur Buah, boleh juga coba Es Buah Salju. Apa lagi ini? Serupa dengan Es Bubur Buah, tapi es krim pada Es Buah Salju ini tidak diblender tapi diletakkan diatas potongan buah. Tidak ada rasa asem dari yoghurt tapi kesegarannya gak kalah koq. Silakan menikmat sensasi menikmati sendok demi sendok es krim yang berpadu dengan buah segar... Harga: Rp. 12.000,-


Es Bubur Buah

Es krim dipadu dengan yoghurt, kemudian diblender dan diberi potongan buah segar seperti alpukat, nangka, jambu batu, semangka, melon, pir, strawberry, kelapa muda dan sebagainya. Itulah Es Bubur Buah yang bisa kita dapatkan di Rahat Cafe, Bogor.

 Tersedia dalam dua rasa: Vanilla dan Strawberry bergantung pada es krimnya. Rasanya? Semburat rasa asem dari yoghurt, manis dari es krim dan kesegaran dari potongan buah asli, suegeerrnya polll... Highly recommended :) Selain makan di tempat, saya juga suka bawa Es Bubur Buah ini pulang, dimasukkan ke freezer sehingga eskrimnya mengeras kembali. Rasanya makin mantap... Harga: Rp. 12.000,-

Soto Buah Durian

Soto Buah Durian? Apa itu? Banyak yang menduganya ini semacam soto santan atau soto mie dengan ornamen durian sebagai tambahan rasa. Salah... Ternyata ini adalah nama lain dari Sop Buah, mungkin biar menarik dan beda, maka kata "Soto" yang digunakan hehehe. Bakul Bogor, sebuah pusat jajanan yang berusia cukup muda ini yang berkreasi menggunakan nama Soto Buah Durian untuk menu special yang mereka tawarkan.

Selayaknya sop buah, aneka potongan buah tersaji dalam mangkok, sebut saja strawberry, melon, anggur, buah naga, jambu batu, mangga, alpukat dan lain sebagainya. Nah Duriannya dihancurkan untuk menjadi semacam selai toping di atas potongan buah itu. Angkat jempol buat inovasinya, aroma durian tetap terasa kuat tanpa menghilangkan cita rasa dan kesegaran yang disajikan oleh buah-buah lainnya, seger bangeett..

SRABI NOTOSUMAN

Kalo di Jawa Barat, Serabi biasanya menggunakan oncom. Ada juga yang menggunakan gula kinca. Nah di Solo, serabi atau srabi ini kuat di rasa kelapanya sehingga rasa gurih dan manisnya sudah memberikan cita rasa yang juara. Srabi Notosuman, salah satu penjaja serabi legendaris di kota Solo, memberikan alternatif oleh-oleh dari kota ini.

Sate Buntel Tambak Segaran

Sate Buntel, sate dibuntel? Kayak gimana? Itulah pertanyaan yang muncul di kepala saya ketika diajak Mas Hendri, blogger dari kota Solo, untuk bersantap malam kuliner Solo yang unik ini di Sate Buntel Tambak Segaran. Dua porsi sate buntel pesanan kami langsung hadir di meja kami. Tidak seperti sate yang biasanya potongan daging yang ditusuk, sate buntel ini disajikan tidak dengan tusuknya. Sate unik ini tidak dari potongan daging, tapi daging kambing yang dicincang, kemudian dibuntel (dibalut) lemak tipis yang melumer saat dibakar.

SOTO MEDAN RM SINAR PAGI

Setelah postingan saya tentang Soto Medan di Kesawan yang terkenal dengan soto udangnya, banyak yang merekomendasikan agar saya juga mencicipi Soto Medan yang kondang, Soto Medan Sinar Pagi. Jadi, pada kali kedua kunjungan saya ke Kota Medan, saya sempatkan untuk sarapan di RM Sinar Pagi ini. Soto daging menjadi pilihan saya pertama. Ketika kuah pertama saya seruput, memang terasa banget bedanya. Paduan rasa rempah yang kaya begitu menyeruak dan memanjakan indera pengecap kita.

Sate Gate Empang

Kawasan Empang adalah kawasan yang terkenal dengan pemukiman keturunan Arab di Kota Bogor. Oleh karena itu, tidak heran kita temukan beragam kuliner khas Timur Tengah di kawasan ini. Salah satu yang cukup kondang adalah Sate Gate yang terletak di seberang Alun-Alun Empang. Sate Kambing menjadi menu andalannya. 10 tusuk sate kambing dengan aroma yang khas dengan taburan bawang goreng disajikan dengan bumbu kacang yang memiliki cita rasa dengan sentuhan rempah-rempah khas Timur Tengah.

Dagingnya sendiri menurut saya istimewa, tidak bau prengus dan yang paling penting, tidak perlu kerja keras untuk melepaskan daging sate ini dari tusuknya. Lembut... Harga: Rp.30.000/porsi (10 tusuk)


Es Sekoteng Boper

Sebenernya isinya sederhana, kelapa muda, sekoteng, dan alpukat, di tuang di atas serutan es dalam mangkok yang kemudian ditambahkan gula cair dan susu kental manis. Tapi entah mengapa Es Sekoteng Boper ini seperti memiliki magnet kesegaran tersendiri yang mengundang banyak pengunjung memadati kios kecilnya disamping Toko Roti Bogor Permai. Ya banyak pujian memang mengalir ke Es Sekoteng ini, tampaknya pemilihan bahan yang tepat menjadi kuncinya, termasuk dalam penggunaan gula dan susu kentalnya. Dan untuk menikmati semangkuk es sekoteng yang suegerr ini harus merogoh kantong 8000 rupiah.

bakmi goreng legendaris

cukup banyak bahkan bisa di bilang banyak sekali warung bakmi di jogja. ada yang memang sudah legendaris dan tidak perlu di ragukan lagi kelezatannya, ada juga yang baru merintis. review saya kali ini adalah bakmi mbah mo yang berada di dusun code, bantul, Yogyakarta. warung bakmi mbah sudah legendaris di bantul, warung lokasinya cukup jauh dari pusat kota tapi warung mbah mo selalu ramai di penuhi pelanggannya.

AYAM KAMPUNG SIAP GORENG

Ayam kampung  dengan bumbu special dari berbagai rempah2 yang berkualitas, tinggal dilelehkan, digoreng dan disajikan bersama sambal dan kecap yang sudah disediakan.

Soto Ayam Lamongan Cak Mardi

Musim liburan merupakan salah satu waktu yang paling tepat untuk menikmati liburan keluar kota. Selain bisa menikmati wisata tujuan, kita juga bisa singgah sebentar untuk menikmati aneka kuliner dari setiap kota yang kita lewati. Jika sedang melintasi kota Lamongan, jangan lupa untuk menyempatkan waktu untuk menikmati Soto Ayam Lamongan Cak Mardi.

Soto Kudus Pak H. Sulichan

Perjalanan kuliner tim wisatakuliner.com baru memasuki hari ke-2 dari plan 10 hari kami di Jawa Tengah. Hari ini kami tiba di Kota Kudus, untuk kali ini kami singgah ke Taman Bojana sebagai pusat kuliner masakan Kudus. Lokasinya berada di pertemuan antara jalan Jenderal Sudirman dan jalan Sunan Muria di Simpang 7 (seberang sudut utara Alun-Alun Kudus), Kudus. Di dalam Taman Bojana ini, ada beberapa kios yang menyajikan masakan khas Kudus, seperti pindang ayam & kerbau, soto ayam dan soto kerbau.

Soto Ayam Esto

Hari ke-3 perjalanan wisata kuliner Jawa Tengah, tim wisatakuliner.com berada di Kota Salatiga yang udaranya agak dingin meskipun di siang hari. Setelah menikmati beberapa kuliner sebelumnya, untuk selanjutnya kami berencana untuk menikmati Soto Ayam Esto. Sekitar jam 1 kurang beberapa menit kami sudah sampai di Jl. Langensuko, Salatiga yang merupakan lokasi dari rumah makan Soto Ayam Kampung ESTO.

Soto Ayam Kampung Pak Dalbe

Pagi-pagi di tengah dinginnya udara setelah hujan, memang paling enak menyantap soto ayam yang masih panas sebagai menu sarapan. Perjalan tim wisatakuliner.com kali ini yaitu mencari soto ayam di tengah-tengah kota gudeg, Jogjakarta. Akhirnya kami sampai di warung Soto Ayam Pak Dalbe yang berlokasi di jalan Jend. Sudirman, Jogjakarta.

Soto Ayam Cak Pardi

Sekarang ini sedang musim hujan, Surabaya di pagi hari cukup dingin dan jalanan kota Surabaya masih terlihat lenggang. Sekitar jam setengah 7 pagi Saya bersama tim wisatakuliner.com sudah meluncur ke Jalan Embong Malang untuk menikmati Soto Ayam Cak Pardi. Sekitar 30 menit perjalanan kami tempuh untuk sampai di Soto Ayam Cak Pardi. Kalau ingin menikmati soto ayam ini sebagai menu sarapan pagi, kita harus berangkat pagi-pagi. Selain belum terlalu ramai, jalanan di Kota Surabaya juga belum terlalu dipadati kendaraan. Meskipun masih terbilang cukup pagi kami sampai di lokasi, tapi sudah ada beberapa mobil dan sepeda motor yang terparkir di depan warungnya.

Kamis, 13 Juni 2013

Tahu Campur Kalasan

Berbicara mengenai kuliner tahu campur, kota Surabaya jawaranya. Banyak penjual tahu campur yang bisa Anda temukan di kota ini, tapi yang menjadi favorite dan langganan saya tetap Tahu Campur Kalasan H. Abdul Mahfud. Berada di jalan Kalasan no 22 menyebabkan tahu campur ini terkenal dengan nama Tahu Campur Kalasan, karena memudahkan orang mengingat lokasinya.

Tahu Campur Pak Sugeng

Surabaya merupakan kota terbesar ke-2 di Indonesia setelah Ibu Kota Jakarta, perkembangannya hingga saat in sangat pesat. Ada cukup banyak perumahan, apartemen, hotel hingga mall-mall besar yang berdiri  di tengah-tengah Kota Surabaya. Dibalik perkembangannya yang sangat pesat dan serba modern, kota Surabaya masih menyimpan segudang kuliner yang bisa kita nikmati.

Sate Padang Mak Syukur – Jakarta Timur

Bagi para penggemar sate terutama untuk sate Padang, tak ada salahnya untuk singgah sejenak ke warung Sate Padang Mak Syukur. Sate ini sudah cukup terkenal di kota Padang Pandjang dan sudah berdiri sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu, sekitar tahun 1940-an. Satenya benar-benar khas dari Sumatera Barat. Kalau kita belum sempat untuk pergi ke Sumatera, tak perlu khawatir. Karena sate Padang Mak Syukur ini sudah memiliki beberapa cabang di Ibu Kota. Salah satunya yang terletak di Jl. Pengambiran No. 37, Rawangmangun, Jakarta Timur.

Sate Ayam Pak Siboen

Sudah hampir tengah malam tapi saya masih berputar-putar mencari makan di kota Kediri. Waktu tak terasa begitu cepat berlalu, padahal rasanya baru sebentar saya mampir ke Gua Maria Pohsarang. Lama sekali saya tak berkeliling di kota ini, jalan-jalan yang saya lewati masih terasa sama seperti dulu. Melewat jalan Panglima Sudirman mata saya kecantol akan lampu dari sebuah sign board yang menyala terang menampilkan wajah seorang pria memakai blangkon dengan tulisan Pak Siboen. Makan sate ayam malam-malam kayanya ide yang menarik pikir saya, segera saya parkir mobil saya di seberang warung makan Sate Ayam Ponorogo Pak Siboen.

Sate Sapi Suruh

Sate ayam dan sate kambing mungkin sering sering kita jumpai dan bisa didapatkan dengan mudah, tapi bagaimana dengan sate sapi? Mungkin jarang dan sedikit sulit untuk mendapatkannya. Untuk kali ini, Saya bersama tim wisatakuliner.com singgah ke Sate Suruh di Kota Salatiga. Sebenarnya nama warung ini adalah Sate Sapi Suruh dan Bakso, tapi kebanyakan orang menyebutnya dengan nama Sate Suruh. Kami sampai dilokasi pada jam satu siang, karena kami juga berencana untuk mampir ke wedang ronde yang baru buka mulai jam 2 dan tempatnya tepat berada di belakangnya. Untuk lokasinya sendiri, Sate Sapi Suruh berada di Jl. Jenderal Sudirman (Setelah Hotel Quaility) tepat di sebelah kanan Polsek Pasar Raya 2 (kalau kita menghadap ke arah polsek).

Sate Barongan

Berawal dari 10 tahun yang lalu, dengan usaha
yang tidak mudah Pak Uniq mulai merintis usaha dibidang sate kambing yang kini warungnya dinamakan Warung Sate Barongan. Dalam menggeluti usaha ini, Pak Uniq yang bernama lengkap H. Husni Anwar sudah pernah mengalami kesuksesan yang berujung kehancuran. Tapi keadaan tersebut tidak berlangsung lama, dengan usaha yang lebih keras serta dorongan dan doa dari orang-orang disekitarnya, akhirnya Pak Uniq mampu untuk melewati masa-masa yang sulit. Hingga akhirnya Warung Sate Barongan berkembang dengan cukup pesat, saat ini saja sudah ada dua cabang Sate Barongan yang berada di Jalan Gilang (di sebelah Pabrik Kapal Api) dan di depan Puskesmas Ngelom.

Rujak Ciherang

Rujak dengan cita rasa yang unik dan aroma buah honje (kecombrang) yang khas, menjadikan rujak yang berasal dari kampung Ciherang ini dikenal oleh masyakat luas, terutama daerah Bandung. Lebih tepatnya, Rujak Ciherang ini terletak di Jl. Ciherang No. 81, Kampung Ciherang, Desa Kiangroke, Banjaran, Bandung. Warungnya cukup sederhana, di bagian depan terdapat meja etalase dari kayu yang memajang beberapa stoples berisi bumbu rujak, sirup bandrek dan beberapa makanan oleh-oleh lainnya.

Rujak Cingur Sedati Ibu Nur Aini

Jawa Timur memang gudangnya rujak cingur, ada cukup banyak pedagang rujak cingur yang dengan mudahnya dapat kita jumpai. Salah satunya yaitu Rujak Cingur Sedati Bu Nur Aini yang berlokasi di Jalan Raya Sedati Gede No. 66, Sedati, Juanda. Selain Bu Nur Aini, didaerah Sedati ini juga terdapat beberapa penjual rujak cingur yang dikenal juga dengan nama rujak cingur Sedati, yang ternyata masih ada hubungan keluarga dengan Bu Nur Aini. Warung Rujak Cingur Sedati milik Bu Nur Aini cukup besar dan luas dengan area parkir yang memadai.

Bakso Mantep

Perjalanan saya ke Surabaya pada tanggal 30 Agustus sangat lancar sekali, hari H Lebaran yang menjadi hari H-1 secara mendadak sehari sebelumnya. Padahal semua orang muslim sudah bersiap untuk menyambut malam takbiran dan sholat Ied, sehingga toko-toko dan toko makanan banyak yang tutup. Sulit juga mencari makanan sepanjang perjalanan, tiba di kota Probolinggo saya berniat mampir ke warung Bakso Mantep yang berada di jalan Gatot Subroto, harap-harap cemas buka enga yah warungnya. Eh... ternyata tetap buka, asik, enga jadi kelaparan lagi deh.

Bakso Anda

Kuliner bakso merupakan salah satu kuliner yang paling mudah ditemukan dan paling disukai oleh masyarakat. Mencari hingga keluar masuk gang dan kampung pun dilakoni oleh para pecinta kuliner demi bisa mencicipi kelezatan kuliner bakso yang terkenal di daerahnya masing-masing. Tak berbeda jauh dengan Bakso Anda yang berada di sebuah gang Gayungan PTT dekat jalan Ahmad Yani, Surabaya. Meski tempatnya berada di sebuah gang atau jalan kecil, namun terlihat penuh oleh kendaraan yang parkir tepat di depan lokasi, bahkan kadang hingga membentuk barisan mobil yang cukup panjang.

Bakso & Bakwan Cak No

Selepas dari Depot Kalimantan Bamara, Saya bersama tim wisatakuliner.com yang lain kembali menuju arah jalan raya utama (Jl. Demak). Tapi ketika kami melintasi jalan Purwodadi Utara, tepat di ujung pertigaan ada warung kecil dengan sebuah rombong di bagian depannya. Ketika kami melintasi warung tersebut pada saat perjalanan menuju Depot Bamara sampai sekarang, selalu saja terlihat pembeli yang keluar masuk warung tersebut. Karena penasaran, kami pun menghentikan kendaraan dan masuk ke dalam warung tersebut.

Bakso Rusuk Palur

Keluar dari kota Solo menuju kota Sragen saya harus menyimpang sedikit kira-kira 100 meter ke arah Tawangmangu demi semangkuk bakso yang lain dari yang lain. Bakso Rusuk Palur memang cukup terkenal di daerah ini, informasi mengenai bakso ini saya peroleh dari salah seorang penduduk Solo yang berbaik hati mau memberikan informasi tempat makan yang wajib dicoba di sekitaran Solo. Penasaran dan keingintahuan mengenai bakso inilah yang membuat saya memutuskan untuk menyimpang jalan demi membuktikan kelezatan rasa bakso Bu Sadiyem yang merupakan pemilik resep.

Bakso Kota Cak Man

Jajanan yang satu ini bisa kita temukan dimana-mana, mulai dari penjual gerobak keliling, warung maupun cafe. Salah satu penjual bakso yang sudah tidak asing dan menjadi favorite di kota Malang bernama “Bakso Kota Cak Man”. Kita juga bisa mejumpai outlet-outlet bakso ini di beberapa kota lainnya. Sedangkan untuk wilayah Malang sendiri, kita bisa menemukannya di dekat kampus, tepatnya Jl. Soekarno Hatta No. 22, Malang.

Rujak Kuah Pindang - Denpasar

Selama ini kita mengenal makanan rujak, baik rujak buah, rujak sayur maupun rujak cingur yang biasa disajikan dengan bumbu kacang. Namun bagaimana dengan rujak kuah pindang? Mungkin hanya beberapa orang saja yang mengenal atau bahkan pernah menikmati rujak ini, tentunya yang pernah singgah ke Pulau Dewata. Rujak kuah pindang merupakan salah satu makanan khas Bali yang hanya bisa ditemukan di wilayah Bali. Salah satu penjualnya, bisa kita temukan di Jl. Bukit Tunggal No. 27, Pamecutan, Denpasar atau lebih dikenal dengan Rujak Gelogor.

Rujak Bi Iyoy

Kedai “Rujak Bi Iyoy”, demikian sebutan bagi kedai yang sudah berdiri sejak puluhan tahun ini. Kedai ini dirintis oleh Bi Iyoy dan kini dikelola oleh putrinya bernama Ny. Oom. Di tempat ini menyediakan lotek, rujak, kolak dan karedok. Semuanya disajikan dalam pincuk kecuali kolaknya. Dari sekian menu yang tersedia, rujak merupakan favorite bagi para pelanggannya. Isinya ada nanas, bengkuang, kedondong, mangga, jambu, dan ubi yang dicampur dengan bumbu rujak di sebuah cobek besar. Yang khas dari rujak ini, bumbu rujaknya yang menggunakan honje.

Rujak Cingur Ahmad Jais

Kalau teringat dengan rujak cingur pasti akan teringat juga dengan kota Surabaya yang merupakan daerah asalnya. Tidak hanya di Surabaya, rujak cingur bisa dengan mudah ditemukan di sebagian besar daerah Jawa Timur pada umumnya. Tapi untuk kali ini Saya bersama tim wisatakuliner.com sengaja ingin menikmati rujak cingur di Kota Surabaya. Sebut saja Rujak Cingur Ahmad Jais, rujak cingur yang satu ini bisa dikatakan sebagai rujak yang paling eksklusif se-Indonesia, atau mungkin di seluruh dunia.

Selasa, 04 Juni 2013

Bakmi Djowo Semeru

Mencari kuliner malam di kota Salatiga tidaklah terlalu sulit. Selain kotanya yang cukup kecil, akses jalannya kebanyakan menggunakan jalur searah, sehingga lebih memudahkan kita untuk mencari lokasi kulinernya. Salah satu kuliner malam yang bisa kita nikmati di tengah dinginnya udara kota Salatiga yaitu Bakmi Djowo Semeru Pak Agus. Lokasinya masuk ke dalam sebuah gang kecil di Jl. Semeru, meskipun masuk ke dalam gang, tapi untuk mencari lokasinya tidak sulit. Dari Jalan Semeru sebelum perempatan lampu merah Jl. Sukowati, di sana sudah ada papan petunjuk yang mengarahkan ke Bakmi Djowo Semeru Pak Agus.

Dengan menempati sebuah bangunan yang semuanya terbuat dari kayu, Bakmi Djowo Semeru Pak Agus mulai buka jam 12 siang sampai jam 10 malam setiap hari kecuali Minggu. Pada awalnya warung ini hanya buka mulai jam 5 sore, namun mulai 2 minggu terakhir ini buka lebih awal.

Bakmi Mbah Mo Code Bantul

Jika Anda seorang kuliners yang sesungguhnya, jangan bilang kalau Anda belum pernah mendengar nama Bakmi Godhog Mbah Mo yang ada di Jogja dalam dunia kuliner. Karena Saya yakin, kalau nama itu dengan sangat mudahnya bisa kita temukan dalam pencarian di google search. Karena lokasinya jauh dari pusat kota Yogyakarta, yaitu di Desa Code, Bantul, sehingga kita membutuhkan waktu beberapa saat hingga tiba di lokasi. Ada dua jalur untuk bisa sampai ke Warung Bakmi Mbah Mo, bisa lewat Jalan Parangtritis atau melewati Jalan Bantul. Kalau lewat Jalan Parangtritis, setelah menemui perempatan (traffic light) Manding ambil jalan ke arah barat (kanan), kemudian bertemu dengan perempatan jalan lingkar luar Bantul, ambil arah ke utara sampai menemui Desa Code.

tahu Gimbal Pak Man

Ada begitu banyak kuliner khas Semarang yang patut untuk dicoba, baik makannan, minuman maupun jajanannya. Salah satu kuliner Semarang yang sudah menjadi makanan khas dan sayang jika dilewatkan adalah Tahu gimbal. Salah satu penjual tahu gimbal khas Semarang yang cukup memiliki nama adalah tahu gimbal Pak Man. Untuk menemukan tahu gimbal Pak Man ini tidak terlalu sulit, berada di Jl. Plampitan No. 54, Semarang Tengah.

Sama seperti tahu gimbal pada umumnya, tahu gimbal Pak Man terbuat dari campuran tahu goreng, lontong atau nasi, kol dan gimbal alias bakwan udang yang disiram bumbu kacang.

Tahu Campur Pak Sugeng

Surabaya merupakan kota terbesar ke-2 di Indonesia setelah Ibu Kota Jakarta, perkembangannya hingga saat in sangat pesat. Ada cukup banyak perumahan, apartemen, hotel hingga mall-mall besar yang berdiri  di tengah-
tengah Kota Surabaya. Dibalik perkembangannya yang sangat pesat dan serba modern, kota Surabaya masih menyimpan segudang kuliner yang bisa kita nikmati. Salah satu kuliner yang bisa kita nikmati di kota ini adalah Tahu Campur Pak Sugeng yang berada di Jalan Diponegoro. Untuk mencari lokasinya cukup mudah, setelah memasuki jalan Diponegoro dari arah Utara kita akan bertemu dengan Musholla Ukhuwah yang ada di Jl. Diponegoro 222, lapaknya tepat berada di depan mushola tersebut. Area parkirnya sangat terbatas dan hanya berada disisi jalan, ramainya pengunjung tahu campur ini terkadang memakan ruas jalan. Intensitas kendaraan yang cukup di jalan tersebut, terkadang membuat kita kesulitan untuk memarkir kendaraan roda dua maupun roda empat.

Ikan Pesmol Cianjur

Dilihat dari namanya saja, kita pati sudah tahu kalau resto yang satu ini menyajikan menu utama serba ikan. Sedangkan menu ikan yang disajikan didonimasi dengan ikan nila dan ikan gurame. Di Resto ikan Pesmol Cianjur yang berada di Jl. Setiabudi ini, kita bisa menikmati menu andalan dari rumah makan ini, yaitu gurami pesmol atau nila pesmol.

Bumbu pesmol yang diracik disini cukup menggoda, agak pedas dan rasa asam manisnya terasa lembut. Sajian pesmol ini disertai dengan cabai rawit hijau utuh, irisan tomat hijau, taburan bawang goreng dan warnanya agak kecoklatan. Biasanya pesmol ikan ini dinikmati dengan nasi putih hangat, nasi liwet (disajikan dalam kastrol dengan taburan teri goreng dan irisan cabe) atau nasi uduk. Sajian yang diolah dengan bumbu pesmol selain ikan nila dan gurame, di resto ini juga tersedia tongkol pesmol, ayam pesmol, tahu pesmol dan tumisan sayur bumbu pesmol.

Menega Café - Jimbaran

Bingung mencari hidangan seafood yang enak? Datang saja ke daerah Jimbaran, di sini ada banyak café-café yang menyajikan hidangan seafood. Salah satu café yang menjadi tujuan utama para wisatawan yaitu “Menega Café”, berada di Jl. Four Season Resort Muaya Beach, Jimbaran, Bali. Rata-rata semua café yang ada di sini memiliki suasana yang tak jauh berbeda, yang membedakan adalah di Menega cafe semua masakannya diolah dengan cara dibakar/ grilled. Sama seperti café-café yang ada disekitarnya, puluhan meja dan kursi sudah tertata rapi di tepi pantai, serta candle light yang digunakan sebagai penerangannya. Sedangkan untuk yang indoor, selain candle light juga dilengkapi dengan lampion sebagai penerangannya. Meski cafenya sangat ramai, tapi suasanya sangat cocok untuk dinner bersama pasangan, keluarga maupun sahabat. Tak hanya cocok untuk dinner, kalau cuaca sedang cerah, bisa juga menikmati hidangan grilled seafood ditemani dengan keindahan sunset.

Warung Ramayana - Jimbaran

Kalau mendengar kata Ramayana, selain tokoh dalam sebuah perwayangan, juga akan terlintas tentang salah satu pusat perbelanjaan yang sudah tersebar dibeberapa kota besar di Indonesia. Namun untuk Ramayana yang satu ini, merupakan sebuah warung makan yang menyajikan menu fresh grilled seafood. Letaknya berada di antara kios-kios lain yang juga menyediakan fresh grilled seafood di jalan Pemelisan Agung, Jimbaran Beach, Kuta. Lokasinya berada di area terbuka di tepi Pantai Jimbaran, tempatnya cukup luas dan sangat cocok dinikmati pada sore hari menjelang sunset. Atau bisa juga untuk dinner bersama keluarga, sahabat maupun pasangan. Karena pada saat malam hari, suasananya menjadi lebih romantis dengan candle light serta kerlap-kerlip lampu yang ada diseberang pantai. Jika beruntung, kita juga bisa mendengarkan alunan musik yang dibawakan oleh pemusik yang hadir ditengah-tengah pengunjung.

Ikan Bakar Tanjung Alam - Lovina

Gudangnya seafood enak untuk Pulau Bali memang ada di daerah Jimbaran, hal itu sudah diketahui oleh hampir semua wisatawan lokal maupun mancanegara yang berlibur ke Pulau Bali. Namun bagaimana kalau kita sedang berwisata di Bali Utara dan ingin menikmati hidangan seafood?. Yang jelas kita tidak perlu segera meluncur ke arah Jimbaran, namun cukup mengarahkan laju kendaraan ke jalan Singaraja-Seririt, Kalibukbuk, Lovina. Kalau dari Pantai Lovina kira-kira sekitar 15 menit perjalan ke arah barat, di sisi kanan jalan, sedangkan dari arah kota Singaraja sekitar ±15 km. Disana kita akan menjumpai Lesehan Ikan Bakar Tanjung Alam yang menyajikan berbagai macam hidangan seafood, terutama untuk ikan bakar.

Jam menunjukkan pukul 3 sore ketika kami dari tim wisatakuliner.com sampai di Lesehan Tanjung Alam, tempatnya luas dan sangat nyaman. Lokasinya tepat berada di sisi pantai, beberapa gazebo berjajar rapi dengan konsep yang sederhana dan santai. Tempatnya dibagi menjadi dua tipe, memakai kursi dan duduk lesehan di atas gazebo.

Pondok Mina - Amlapura

Setelah berwisata alam di Bali Timur, saatnya untuk mencari wisata kuliner di daerah Bali Timur juga. Setelah mendapat recommend dari beberapa warga sekitar yang sempat kami temui, keluarlah nama Pondok Mina. Lokasinya ada di Jl. Untung Surapati, Padangkerta, Amlapura, Bali Timur. Kalau dari arah Taman Air Tirta Gangga menuju kota Denpasar, Pondok Mina ada di sebelah kanan jalan.

Pondoknya berdiri di atas sebuah kolam dengan beberapa meja dan kursi yang ditata rapi dan memanjang. Karena lokasinya berhadapan langsung dengan area persawahan dengan desain ruangan yang terbuka, jadi udara sore dan angin yang menyegarkan dapat dirasakan.

Ikan Bakar Warung Matus

Tak hanya terkenal dengan kuliner bebeknya, Madura juga memiliki aneka kuliner yang wajib dicoba. Salah satu warung makan yang recommended buat dicoba adalah warung Matus yang berada di jalan Raya Ujung Piring kota Bangkalan, sekitar 100 meter dari dok kapal. Untuk menuju lokasinya bisa ditempuh dari dua arah, yaitu dari Socah (Kamal) atau dari Bangkalan, tingal tergantung selera saja. Jika dari Bangkalan Anda akan melewati Bebek Sinjay, Nasi Petis Warung Amboina dan Pusat oleh-oleh Nusa Indah terlebih dahulu. Warung ini dinamai warung Matus sesuai dengan nama asli pemiliknya, yaitu Ibu Matus.

Tiba dilokasi tepat jam makan siang, pas dengan waktunya mengisi perut yang sudah beberapa kali protes minta diisi. Warung Matus memiliki dua pilihan ruangan untuk makan, yaitu meja kursi dan lesehan. Untuk lesehannya terletak

Ikan Uceng di Warung Barokah Pak Sabar

Uceng merupakan salah satu jenis ikan yang hidup di air tawar, atau lebih tepatnya berada di kali (sungai) yang alirannya tidak terlalu besar. Mungkin sebagian besar orang belum terlalu mengenal uceng (ikan uceng), karena tidak semua sungai yang ada di daerah menjadi habitat uceng. Saya sendiri pertama kali mengenal ikan uceng ketika mampir di Warung Barokah Pak Sabar, meskipun Saya asli Blitar. Lokasi warung ini berada di Jl. Semeru No. 24, Babadan, Wlingi, Blitar. Kalau dari Pasar Wlingi, ambil arah ke Utara menuju jalan ke Wisata Rambut Monte atau Bendungan Selorejo, warungnya ada di Sebelah kanan jalan.